Halo, Sobat! Lagi-lagi soal Kerjasama Militer AS dan Israel
Pernah dengar kabar bahwa Amerika Serikat dan Israel telah menggabungkan militer mereka? Wah, kedengarannya seperti plot film aksi, ya? Tapi, benarkah demikian? Yuk, kita bahas bersama-sama.Awal Mula Isu Ini Muncul
Semua berawal dari sebuah proposal dalam Rancangan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) AS untuk tahun anggaran 2027. Di dalamnya, ada bagian yang disebut "United States-Israel Defense Technology Cooperation Initiative" atau Inisiatif Kerjasama Teknologi Pertahanan AS-Israel. Tujuannya? Mempererat kerjasama dalam penelitian, produksi bersama, dan integrasi teknologi pertahanan antara kedua negara.Apakah Ini Berarti Penggabungan Militer?
Meskipun proposal ini terdengar besar, secara teknis ini bukan penggabungan pasukan militer AS dan Israel secara langsung. Pendukungnya, termasuk kelompok lobi AIPAC, menyebutnya sebagai penguatan kerjasama teknologi dan industri pertahanan. Namun, kritik terhadap provisi ini jauh lebih substansial dari sekadar kekhawatiran samar -- Senator Bernie Sanders secara terbuka menolaknya di Senat, dengan alasan ini memberikan Israel tingkat integrasi militer yang lebih dalam dibandingkan sekutu NATO manapun. Lembaga kebijakan Quincy Institute bahkan secara eksplisit menyebutnya sebagai upaya "integrasi militer AS-Israel", termasuk soal berbagi data dan sistem jaringan pertahanan kedua negara.