FIGC

Roberto Mancini Kembali Latih Timnas Italia: Apa yang Perlu Kamu Ketahui

Iklan
Roberto Mancini Kembali Latih Timnas Italia: Apa yang Perlu Kamu Ketahui

Roberto Mancini kembali ke kursi panas pelatih Timnas Italia setelah serangkaian peristiwa yang mengguncang dunia sepak bola Italia. Setelah mundurnya Paolo Maldini dan Leonardo dari posisi direktur teknis, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memutuskan untuk mengembalikan Mancini ke posisi yang pernah ia tinggalkan pada tahun 2023. Keputusan ini diumumkan oleh Presiden FIGC, Giovanni Malagò, dalam rapat Dewan Federal yang berlangsung pada 28 Juli 2026.

Perjalanan Roberto Mancini

Roberto Mancini, pelatih berusia 61 tahun, sebelumnya memimpin Timnas Italia dari 2018 hingga 2023. Di bawah asuhannya, Italia meraih gelar juara Piala Eropa 2021, sebuah prestasi yang mengangkat kembali kejayaan sepak bola Italia di kancah internasional. Namun, pada tahun 2023, Mancini memutuskan untuk meninggalkan jabatannya dan menerima tawaran melatih timnas Arab Saudi. Keputusan ini sempat menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar dan media Italia.

Perubahan Kepemimpinan di FIGC

Giovanni Malagò berupaya mencari pelatih baru yang dapat membawa perubahan positif bagi Timnas Italia. FIGC lebih dulu memperkenalkan Paolo Maldini sebagai direktur teknis pertama dalam sejarah federasi pada 12 Juli 2026, didampingi mantan rekan setimnya di AC Milan, Leonardo, sebagai penasihat khusus. Keduanya sempat memaparkan proyek besar untuk merombak sepak bola Italia, termasuk menjajaki komunikasi dengan Pep Guardiola untuk mengisi posisi pelatih kepala -- namun Guardiola menolak tawaran tersebut.

Kontroversi Andrea Pirlo

Andrea Pirlo, mantan gelandang AC Milan dan Juventus sekaligus bagian dari skuad juara Piala Dunia 2006, sempat menjadi kandidat terdepan untuk posisi pelatih kepala setelah Guardiola menolak. Pencalonannya didukung penuh oleh Direktur Teknik Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo. Namun, Presiden FIGC Giovanni Malagò membatalkan pencalonan tersebut setelah terungkap bahwa Pirlo masih terikat kontrak sebagai duta merek perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet, sejak Juli 2025. Akibat pembatalan ini, Paolo Maldini dan Leonardo memilih mengundurkan diri dari jabatan mereka di FIGC pada Senin, 27 Juli 2026 -- hanya 16 hari setelah resmi menjabat.

Kembalinya Roberto Mancini

Setelah serangkaian peristiwa tersebut, Giovanni Malagò kembali menghubungi Roberto Mancini untuk membahas kemungkinan kembalinya pelatih tersebut ke Timnas Italia. Setelah melalui proses negosiasi, Mancini akhirnya setuju untuk kembali memimpin Gli Azzurri. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada 28 Juli 2026, mengakhiri spekulasi mengenai masa depan pelatih tim nasional.

Tantangan yang Menanti

Dengan kembalinya Mancini, Timnas Italia menghadapi serangkaian tantangan besar. Debut kedua Mancini bersama Italia dijadwalkan pada 26 September 2026, saat mereka menghadapi Belgia dalam laga perdana UEFA Nations League 2026/27. Rangkaian laga ini akan menjadi ujian pertama bagi Mancini dalam periode keduanya sebagai pelatih kepala.

Perubahan Staf Pelatih

Bersamaan dengan pengumuman Mancini, FIGC juga resmi menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknik baru, menggantikan posisi yang ditinggalkan Maldini. Menurut Malagò, ia lebih dulu berdiskusi dengan Ranieri untuk mendapatkan pandangan independen sebelum memutuskan pelatih kepala. "Saya membutuhkan seseorang untuk diajak berkonsultasi dalam menentukan pelatih kepala. Tanpa itu, pertimbangan saya tidak akan berarti apa-apa," ungkap Malagò. Komposisi lengkap staf pelatih yang akan mendampingi Mancini di lapangan belum diumumkan secara resmi.

Reaksi Publik

Kembalinya Roberto Mancini disambut beragam oleh publik. Beberapa penggemar menyambut positif, berharap pelatih berpengalaman ini dapat membawa perubahan signifikan bagi Timnas Italia. Namun, ada juga yang meragukan keputusan ini, menilai Italia kembali memilih sosok lama dibanding membangun era baru dengan pelatih yang lebih segar -- jajak pendapat dari Football Italia bahkan menunjukkan opini publik yang hampir berimbang. Yang jelas, harapan besar kini tertuju pada Mancini untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Italia di kancah internasional.

Bagaimana menurutmu?

Apakah kamu setuju dengan keputusan FIGC mengembalikan Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia? Atau kamu punya pendapat lain? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar!

Iklan